The Pacific adalah sebuah miniseri televisi yang terdiri dari 10 seri dan menceritakan tentang kondisi Perang Dunia II, dan film ini diproduksi oleh HBO, Seven Network Australia, Playtone dan DreamWorks, dan pertama kali ditayangkan di Amerika Serikat pada tanggal 14 maret 2010.
Seperti miniseri Band of Brothers yang ditayangkan pada tahun 2001, The Pacific menceritakan tentang perjuangan korps marinir Amerika Serikat yang harus berperang melawan tentara Jepang di Perang Pasifik.
The Pacific dibidani oleh Bruce McKenna (co-esekutif produser), salah satu penulis Band of Brothers. Hugh Ambrose, anak dari pengarang miniseri Band of Brothers, Stephen Ambrose, berperan sebagai konsultan proyek.
10 Judul meni seri film The Pacifik
Episode 1: Guadalcanal/Leckie
Episode 2: Basilone
Episode 3: Melbourne
Episode 4: Gloucester/Pavuvu/Banika
Episode 5: Peleliu Landing
Episode 6: Peleliu Airfield
Episode 7: Peleliu Hills
Episode 8: Iwo Jima
Episode 9: Okinawa
Episode 10: Home
Hampir lima minggu, setiap malam minggu aku tergila-gila menonton film perang mini series The Pacific di salah satu stasiun TV berbayar. Padahalnya aslinya saya emang ngak pernah tega nonton film perang apapun bentuknya. Entah karena dasar pembuatan film ini adalah cerita sebenarnya dari tokohnya yang kebetulan mengalami perang pasifik di masa perang dunia ke II itu atau karena penasaran dengan aktor pemerannya atau bisa jadi karena aku sangat tertarik dengan iklannnya, entahlah. Tapi yang jelas, film yang menjadikan tiga tokoh utamanya Robert Leckie, Eugene Sledge dan John Basilone yang berasal dari armada marinir AS sebagai sumber ilham kisah film ini karena dua dari tiga tokohnya menulis kisah perang mereka ini dalam bentuk buku dan satunya justru menjadi pahlawan perang di masa itu, buatku cukup mengilhami dan menarik untuk di ikuti.
Film yang di produseri oleh Tom Hanks & Steven Spielberg dan di sutradarai oleh empat orang sutradara terkenal ini, antara lain; Jeremy Podeswa, Carl Franklin, David Nutter dan Timothy Van Patten serta berbudget produksi sangat mahal USD$200, memang sudah sempet heboh di beberapa forum obrolan. Bahkan situs You Tube sudah mempromokan iklannya sejak akhir 2009 lalu. Jadi gaungnya sudah cukup lama terdengar, lumayan gak sabar juga nunggu penayangannya segera. Seorang teman yang memang sudah dari sononya tergila-gila dengan film perang bahkan sudah sibuk cerita tentang pembuatan film ini ke aku sekitar dua tahun lalu, kalo gak salah infonya waktu itu dia dapat hanya dari beberapa situs. Ada juga yang katanya sudah mendownload film ini dan menonton full 10 episodenya, ihhh... sebellll. Wah, secara tidak langsung info-info awalnya sudah cukup membuatku sangat tak sabar untuk menyaksikan film ini kemarin.
Film sejarah yang bercerita tentang suasana perang Pacific, perang perebutan beberapa wilayah Amerika dari Jepang yang dulunya di kuasainya. Perang yang di awali oleh penyerbuan Jepang ke markas besar AL Amerika di Pearl Harbour membuat Amerika kemudian harus melakukan strategi perang terbuka merebut satu persatu wilayah tersebut. Yang jadi traumatisnya adalah wilayah yang di perebutkan tersebut ternyata sudah merupakan tantangan berat untuk para marinir tersebut selain perangnya sendiri tentunya. Seperti kawasan hutan Guadacanal, hutan hujan Cape Gloucester, gunung karang Peleliu atau daerah berpasir Iwo Jiwa. Wah... bener-bener terasa sengsaranya orang yang berperang. Gak tau kenapa baru film perang inilah yang bisa membuatku berkaca betapa indahnya dunia ini kalo lagi damai. Salah satu penulis buku yang merupakan sumber cerita film ini, Eugene Sladge bahkan berkisah kalau patriotisme itu penting, tapi jauh lebih penting hak hidup manusia. Betapa traumanya beliau menjalani masa perang itu karena harus menyaksikan teman dan sahabatnya tewas satu persatu di medan tempur dengan sia-sia hanya karena ego manusia semata. Aduhhhh... gak kebayang deh berada di jaman mereka. Yang saat ini aja terjadi antara israel dan yerusalem saja sudah cukup membuatku hambar mengetahui kisahnya. Sedih euy...
Di luar maksud moral yang ingin di capai dari pemutaran film ini, saya sangat mengagumi tata cinematografinya, background film, feature film, dan penghayatan peran para aktornya. Luar biasa! Entah bagaimana mereka bisa membuat saya penontonnya seperti berada bersama mereka dalam perang itu. Sampai terkagum-kagum saya di buatnya. Yah harapannya, bangsaku sendiri indonesia bisa juga membuat film perjuangan seperti halnya yang mereka buat itu, di mana alur film hingga endingnya sangat baik dan menarik untuk di simak dan semoga juga kisahnya menginspirasi.
Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 3.700.000 Kb. (10 Judul)
Yang berminat bisa hubungi via WA ke 0856.9255.1698
Film lain bisa dilihat di disini
>

