Kamis, 29 September 2016

Edge of Darkness



Dunia detektif memang tak ada habisnya dijadikan tema dalam sebuah film. Kali ini, giliran sebuah mini seri yang pernah ditayangkan di BBC pada 1985, Edge of Darkness. Film ini dimainkan dengan apik oleh Mel Gibson yang berperan sebagai seorang detektif di kepolisian dan aktris Bojana Novakovic sebagai putrinya.

Mel yang melakoni tokoh Thomas Craven awalnya merasa bahwa dirinyalah yang menjadi sasaran pada peristiwa pembunuhan putrinya, Emma. Hal ini terkait dengan jabatannya sebagai detektif bagian pembunuhan di kepolisian daerah Boston. Namun ternyata ia salah, karena Emma ternyata memiliki sisi kehidupan sendiri yang selama ini tidak diketahui ayahnya.

Keterlibatan Emma yang masih berumur 24 tahun sebagai aktivis inilah yang menjadi latar belakang ia dibunuh. Ada beberapa pihak yang tidak ingin rahasia mereka terungkap dan satu-satunya cara membungkam Emma adalah dengan menghabisi nyawanya.

Dengan perasaan sedih, marah dan berduka atas kematian Emma, ditambah dengan keahliannya sebagai seorang detektif, maka Thomas memutuskan untuk melakukan investigasi terhadap kematian anak semata wayangnya. Pada penyelidikannya, ia menemukan adanya sebuah persekongkolan masalah hukum terselubung dan melibatkan pemerintah yang menyeret agen rahasia. Agen ini bertugas untuk membersihkan bukti kebobrokan-kebobrokan.

Baik mini seri maupun film Edge on Darkness, disutradarai oleh Martin Campbell. Anda yang merasa sebagai penggemar film-film bernuansa detektif, saat sudah bisa menyaksikan akting Mel Gibson yang sudah tujuh tahun absen sebagai aktor dan beralih sebagai sutradara.


Sutradara : Martin Campbell

Tayang : 29 January 2010

Aktor / Aktris pemain :

























Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Rabu, 28 September 2016

The Shawshank Redemption (1994)



PEMERAN

Frank Darabont
Tim Robbins
Morgan Freeman


SINOPSIS

The Shawshank Redemption sampai saat ini masih masih menududuki peringkat nomer 1 IDMB.
Film ini diangkat dari novel The Shawshank Redemption karangan Stephen King. Berkisah tentang Andy Dufresne, seorang bankir, dalam menjalani masa tahanan untuk kejahatan yang tidak dia lakukan di rumah tahanan Shawshank Redemption.

PLOT

Di tahun 1947, seorang bankir bernama Andy Dufresne dituduh membunuh istri dan kekasih istrinya. Walau Andy sendiri menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan itu, namun berdasarkan bukti-bukti yang ada, Andy dihukum dan dipenjara di Shawsank. Di Shawsank Andy berkenalan dan selanjutnya berteman akrab dengan Ellis "Red" Redding. Red memliki kemampuan untuk menyelundupkan barang-barang yang diperlukan oleh para tahanan. Untuk Andy, Red berhasil menyelundupkan palu kecil yang dipakai Andy untuk hobinya membuat buah catur. Selain itu Red juga memberikan poster-poster bintang film wanita bagi Andy.

Andy bekerja di bagian binatu penjara. Selama di penjara Andy selalu mendapat siksaan dari gang "The Sisters" penguasa di Shawshank. Gang The Sisters dipimpin oleh seorang narapidana bernama Bogs.

Di tahun 1949, saat bersama beberapa teman tahanannya yang lain ditugaskan untuk melapisi bagian atas atap salah satu gedung penjara, Andy mendengar caci maki dari kepala penjaga tahanan yang kejam Byron Hadley tentang pajak yang dia harus bayar atas warisan yang didapatnya dari saudaranya yang baru meninggal. Atas bujukan Andy, Baron bersedia dibantu untuk secara legal terbebas dari pajak atas warisan yan diperolehnya. Andy hanya meminta beberapa bir dingin sebagai imbalan bantuannya itu.

Andy beberapa waktu kemudian lagi-lagi disiksa oleh Bogs pemimpin gang The Sisters. Siksaan ini menyebabkan Andy hampir meninggal dan dimasukkan ke rumah sakit. Bogs sendiri harus menjalani hukuman selama 2 minggu di ruang hukuman khusus. Setelah selesai menjalani hukuman, Bogs kembali ke selnya dan telah ditunggu oleh Byron yang tidak senang atas perbuatannya terhadap Andy.

Setelah kembali dari rumah sakit, Andy dipertemukan dengan Warden Samuel Norton kepala penjara Shawshank. Warden kemudian memindahkan Andy ke bagian perpustakaan penjara untuk membantu seorang narapidana tua bernama Brokks Hatlen, dengan tujuan agar Andy dapat juga melakukan pembukuan keuangan penjara. Kemampuannya dalam keuangan dan pajak, membuat Andy sering dikunjungi para penjaga tahanan di Shawshank dan lingkungan sekitar penjara.

Andy kemudian mulai menulis surat setiap ke pemerintah setempat yang isinya meminta bantuan tambahan buku untuk perpustakaan di Shawshank.

Tahun 1954, Brooks tahanan tua yang bertugas di perpustakaan bersama Andy, akhirnya dibebaskan setelah menjalani masa tahanan selama 50 tahun. Setelah dibebaskan Brooks akhirnya bunuh diri karena tidak tahan hidup di luar penjara.

Surat-surat permohonan yang dikirm Andy ke pemerintah daerah akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah daerah mengirimkan sumbangan buku-buku untuk perpusatakaan di Shawshank. Selain kiriman berupa buku ternyata dikrim juga sumbangan berupa rekaman musik di atas piringan hitam. Andy memutar salah satu musik rekaman kesenangannya dan menyiarkannya melalui sistem pengeras suara di Shawshank. Tindakannya ini membuat Andy dihukum.

Setelah dihukum Andy berbicara dengan Red dan menerangkan bahwa Andy selalu memiliki harapan dan harapannya akan selalu ada dan tidak akan hilang karena penjara di Shawshank, namun Red mengabaikan pernyataan Andy itu.

Tahun 1963, Norton sang kepala penjara memanfaatkan tenaga para tahanan untuk pekerjaan di luar penjara. Norton mendapat keuntungan dari pemotongan gaji pekerja dan mendapat komisi juga dari penyedia pekerjaan. Andy ditugaskan untuk 'mencuci' uang itu dengan menggunakan nama Randal Stephens.

Tahun 1965, Tommy Williams yang dipenjara karena pencurian, menjadi akrab dan berteman Andy dan Red. Andy sangat membantu Red dalam mempersiapkan dirinya menghadapi ujian setara SMA. Tahun 1966 setelah mendengar secara rinci tentang kasus Andy, Tommy merasa kasus Andy sangat mirip dengan cerita seorang narapidana yang pernah menjadi teman sekamarnya di penjara lain, yang mengaku pernah membunuh seorang lelaki dengan teman selingkuhnya, yang merupakan seorang istri dari seorang bankir, dan bankir tersebut akhirnya yang dihukum karena kejadian itu. Andy kemudian mendiskusikan informasi ini ke Norton dengan harapan Norton bisa membantunya agar bisa dilakukan pengadilan ulang untuk kasusnya. Namun Norton tanggapan sangat diluar dugaan Andy. Andy malah mendapat hukuman karena kekecewaan yang diungkapkannya.

Setelah selesai dari hukuman Andy bercerita pada Red tentang harapan Andy untuk hidup dan tinggal di Zihuatanejo sebuah kota di Mexico yang memiliki pantai menghadap ke laitan Pasific. Bagi Red, harapan Andy tidak mungkin akan terjadi. Namun Andy berpesan saat Red bebas nanti jangan lupa untuk mengambil paket untuk Red di sebuah padang rumput dekat kota Buxton.

Esok harinya, tempat tahanan Andy sudah kosong. Andy berhasil melarikan diri dengan membawa seluruh catatan pencucian uang yang dilakukan Norton. Penjaga tahanan melakukan pencarian, namun di saat yang sama Andy berpura-pura menjadi Randall Stephens mendatangi beberapa bank dan menarik uang yang sudah dicuci tersebut. Kemudian, Andy mengirim laporan keuangan dan rincian transaksi puncucian uang dan bukti-bukti korupsi serta pembunuhan yang telah dilakukan Norton ke koran setempat. Polisi segera ke penjara Shawsank untuk menangkap pihak-pihak yang terkait atas bukti dari Andy.

Red akhirnya di bebaskan setelah menjalani masa tahanan selama 50 tahun. Red mulai mencoba untuk beradaptasi dengan kehidupan diluar rumah tahanan. Namun hal ini ternyata sangata sulit dan menimbulkan tekanan baginya, karena selama ini Red menjalani 50 tahun dari hidupnya di dalam penjara.

Red teringat akan pesan Andy sebelum Andy melarikan diri. Merasa frustrasi karena belum juga bisa beradaptasi dengan lingkungan di luar penjara, Red memutuskan untuk mencari kemungkinan akan adanya paket khusus untuknya di tempat yang diceritakan Andy dulu.

Kisah di film ini sangat menggugah perasaan anda. Bagaimana seseorang yang tidak punya harapan namun berani berharap. Di tempat seperti ini, beranikah kita berharap ?

Saya berani kasih bintang 5 untuk film ini.

Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 562.862 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Minggu, 04 September 2016

Outbreak 1995



Kali ini kita akan membahas tentang film Outbreak. Film lawas garapan sutradara Wolfgang Petersen ini merupakan film bergenre Sci-Fi Thriller. Film ini dibintangi oleh Aktor papan atas, sebut saja Morgan Freeman, Dustin Hoffman dan didukung oleh aktris cantik Rene Russo. Film ini rilis pada 10 Maret 1995. 

Film Outbreak ini menceritakan tentang Virus yang sangat mematikan yang melanda kota California. Awal penyebab virus ini dimulai dari seekor Monyet yang tanpa diketahui diselundupkan ke Amerika. Monyet tersebut ternyata mengidap Virus Demam yang sangat mematikan dan dapat membunuh orang yang terkontaminasi hanya dalam beberapa jam saja.

Virus yang berasal dari Afrika ini begitu tak terkendali, dalam sekejap saja seisi kota sudah tercemar virus tersebut dan warga di seluruh penjuru kota mulai panik. Pasukan Militer mulai dikerahkan untuk mengatasi kepanikan warga. Semua dokter terhebat dikumpulkan untuk menyelamatkan warga dan mencari cara agar virus ini tidak menyebar lebih luas.

Film tentang serangan virus cukup banyak dibuat, namun ditangan Wolfgang film ini terasa begitu mencekam. Sudah banyak film bagus lahir ditangannya, sebut saja Troy, Pessoidon dan banyak lagi film lainnya dan rata-rata filmnya dibuat sangat baik.

Bila punya waktu film ini cukup layak untuk ditonton.....



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Misery 1990




Paul Sheldon ( James Caan ), seorang penulis novel-roman terkenal 'Misery Chastain' sedang dalam perjalanan menuju Colorado, ketika badai salju membuat mobilnya terguling ke jurang. Nyawa Paul bisa saja melayang, jika saja seseorang tidak mengeluarkan tubuhnya dari puing-puing mobil.

Beberapa hari kemudian, Paul sadar dari koma dan dia mendapati dirinya terbaring di sebuah ranjang..

Seseorang rupanya telah merawat luka-luka nya, dan orang itu kemudian mengenalkan dirinya dengan ramah,.

" My name is Annie Wilkes and i'm your number one fan.." Annie ( Kathy Bates ), lalu memberitahu bahwa badai salju di luar masih sangat lebat dan membuat sambungan telepon terputus. Namun dia berjanji akan merawat Paul,.

" you're gonna be fine..i'll take good care of you..im also a nurse.." katanya sambil tersenyum lembut..

Mengalami kecelakaan fatal di tempat terpencil, namun secara kebetulan diselamatkan oleh seorang perawat yang merupakan penggemar berat buku2nya, Paul sheldon merasa mendapat mukjizat. Annie terlihat sangat ramah, penuh cinta, humoris dan telaten merawat luka-lukanya..

Namun pendapat tentang mukjizat itu ternyata harus dikoreksi,.
suatu malam, Annie mendatangi kamar Paul dengan raut wajah penuh kebencian.... lalu dia mulai berteriak histeris.

" she cant be dead!..Misery Chastain can not be dead! ".

Paul tercekat, tak menyangka perempuan yang terlihat ramah sebelumnya ini begitu dipenuhi amarah,.

Misery Chastain adalah tokoh dalam novel roman fiksi nya, dalam sebuah edisi, Paul membuat tokoh 'Misery' akhirnya meninggal dunia. Dan kini, seorang 'number one fan' dari buku2nya tengah mengamuk karena kematian Misery!.

Sejak saat itu Paul sadar dia sedang tidak mendapat mukjizat, namun justru sebuah horror. Dia terbaring tak berdaya dalam sebuah rumah dengan seorang obsessed-crazy-fan-beremosi labil-yang sanggup melakukan apa saja!.

maka, hanya dengan setting rumah terpencil ditengah badai salju dan karakter utama Paul Vs Annie,.. psychological-thriller berdurasi 1 jam 40 menit ini pun secara intense digelar..

Review :

Misery adalah sebuah film adaptasi kesekian kalinya dari novel karya Stephen King.

Seperti biasanya novel horror karya King lebih sering bermain-main dengan psikologi ketimbang fisikal, Jadi kamu nggak akan menemukan monster buruk rupa ala John Carpenter atau karakter bermata satu dengan senjata aneh ala oldshool-80's horror disini. Tokoh2 dalam ceritanya biasanya adalah karakter biasa yang ada di dunia nyata seperti : seorang ayah, pekerja kantoran, penulis, penumpang pesawat dll King juga lebih seneng bermain-main dengan situasi untuk membangun suasana horror dan ketegangannya daripada mengumbar darah.

Genre horror kaya gini kemudian lebih sering disebut sebagai 'horror-modern'.

Tak ada yang menarik sebenernya dengan plot yang sederhana dan sangat tipis ini.

Mobil kecelakaan di sebuah middle-of nowhere, diselametin ma orang yang ternyata psikopat, dan siapapun tanpa gue mesti ber-spoiler sudah bisa menduga bakal kaya apa endingnya.

Namun, walau begitu, seperti halnya Spielberg di Duel , film ini ternyata sangat enjoyable buat ditonton. dan kemungkinan 1 lagi, gue emang lagi butuh tontonan yang kaya gini hahaha
Sempitnya setting dengan karakter utama yang hanya dua orang ini membuat film enak diikuti tanpa harus memikirkan sub-plot2 lain yang biasanya malah memecah konsentrasi. Dengan formula kaya gitu, walaupun pelan film dengan tempo terjaga, terus menggelinding bagai bola salju yang semakin lama semakin membesar.

Dan 'Bola salju' ini semakin enak buat diikuti sampe klimaksnya terutama berkat akting Kathy Bates. Piala Oscar ' Best Actress' yang diraihnya tahun 1991 sepertinya sudah cukup jelas menjelaskan kualitas 'seni pura-pura' Kathy Bates di film ini. Dia sempurna memerankan Annie Wilkes yang ber emosi-labil, sama kaya peran Jennifer Tilly di Cord.

sebegitu pasnya peran Bates disini, sampe gue nggak bisa ngebayangin dia bermain di film lain tanpa berperan sebagai 'ibu-ibu gila'.

Dia adalah salah satu villain paling menakutkan di era 90-an!
Kembali ke film, walaupun sangat enak ditonton, gue sebagai horror-fan agak kecewa ketika mengetahui kalo dalam versi bukunya, 'Misery' sebenarnya tampil lebih hardcore. Bahkan Kathy Bates sendiri sempat kesal ketika salah satu adegan yaitu, 'Annie membunuh seorang polisi muda', akhirnya batal dimasukin ke film karena berbagai pertimbangan.

Yang paling jelas adalah adegan 'Hobbling' yang terkenal itu, dalam versi bukunya konon Annie memotong kaki Paul sampe putus dengan kapak! sementara untuk versi filmnya, --walaupun adegannya tetep shocking dan menjadi best-scene disini-- tapi sutradara 'Rob Reiner' membuatnya lebih soft dan 'ramah mata'. Yah, mau gimana lagi...inilah kompromi industri yang terkadang emang nyebelin!

Overall, 'Misery' adalah salah satu cerita King yang paling minimalis, simple dan straight. sementara Rob Reiner juga sukses membuatnya menjadi sebuah film drama-thriller dengan sedikit sentuhan humor-gelap yang mengasyikkan.

Jadi, kalo kamu nggak bisa menikmati 'Misery'.. percaya deh..genre thriller emang bukan buat kamu hahaha.......



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini