Jumat, 28 Oktober 2016

A Better Tomorrow (1986)





"Once a bad guy, you will never be a good guy again."

Beban Ho (Ti Lung) dan rasa tidak nyaman atas pekerjaannya sebagai bos Triad dan seseorang dibalik bisnis kejahatan, membawa Ho suatu ketika dalam persimpangan pikiran : apa ia harus berhenti atau tetap melanjutkan pekerjaannya. Sang sahabat sekaligus partner-in-crime, Mark (Chow Yun Fat) bersikeras membujuknya terus berada didunia hitam ini, sementara disisi lain batin Ho terusik oleh bujukan sang ayah yang sakit-sakitan dan sang adik yang mempunyai niatan menjadi polisi, Kit (Leslie Cheung). Pada satu titik, terjadilah sebuah tragedi yang membawa perubahan bagi hidup Ho sekaligus membuatnya tahu jelas, susahnya mencari jalan keluar didunia triad.

Film aksi kriminal bertema triad/mafia memang salah satu yang telah bicara banyak di perfilman Hongkong. Selain daya tarik, Hongkong juga berhasil menjelaskan bagaimana identitas film-film action mereka. Salah satu yang membantu membentuk identitas itu adalah John Woo. Sutradara yang satu ini memang bukan cuma dikenal di asia namun juga nama yang sudah tidak asing di Hollywood, diantaranya Face/Off dan salah satu sekuel Mission Impossible adalah misi dibawah tangannya. A Better Tomorrow datang sebagai film John Woo sebelum ia diborong ke Hollywood, dibintangi oleh bintang-bintang kelas kakap yang dikemudian hari juga namanya juga akan mendunia.

A Better Tomorrow-----seperti film aksi-kriminal dengan tema mafia/triad memang sudah memegang citarasa khas sineas Hongkong umumnya. Terutama yang tahu bagaimana style seorang John Woo pasti bakal tahu aksi heroik macam apa yang dia ciptakan. Gaya sinematografi yang slow motion, kobaran api dan cipratan darah yang di-shot sepenuh hati untuk menambah nilai estetis, semuanya ada disepanjang film berlangsung. Bersyukurlah John Woo menambahkan "hati" untuk film ini. Ia tak mau absen pada perasaan penonton dan menjadikan A Better Tomorrow cuma tontonan aksi selintasan. Maka isi cerita menjadi komponen yang juga utama, tidak hanya menyentuh dan memancing simpati penonton namun membuat penonton campur aduk pada konflik yang dihidangkan sepanjang film.

Sebenarnya, untuk masalah porsi dan dominanisasi peran, gue pribadi merasa hampir ketiga aktor utama--- Ti Lung, Leslie Cheung, Chow Yun Fat---memegang bagian vital yang sama dan tak saling menandingi. Bahkan selain tiga aktor diatas, Waise Lee yang memerankan tokoh antagonis juga cukup punya bagian efektif sepanjang film. Well, alasan kenapa nama A Better Tomorrow lebih menonjol dengan sosok Chow Yun Fat, mungkin karena ia kebagian adegan aksi heroik yang lebih ketimbang yang lainnya. Aksi heroiknya ya yang style-nya John Woo sekali. Sisi liar nan elegannya berhasil ditampilkan lewat adegan yang didominasi oleh Chow Yun Fat. Ditambah lagi, peran yang dibawakan Chow Yun Fat paling eksentrik dan terlihat yang paling mewakili sosok "badass" diantara yang lain. Sementara sisi emosional lebih banyak jatahnya Leslie Cheung dan Ti Lung yang saling berkonflik sebagai saudara.


Sepertinya John Woo memang tidak ingin menjual keseruan semata tanpa adanya drama berbumbu melankolis sehingga hasilnya, A Better Tomorrow malah bukan hanya film yang menjual adegan tembak-tembakan semata namun juga sukses menyentuh sisi personal penonton. Semakin menuju klimaks film ini menyelesaikan semua bagiannya dengan baik : sarat emosi namun dapat bekerjasama dengan keseruan aksi.

Dunia triad memang kejam, penuh pengkhianatan, penuh tragedi, ironis, air mata, dan akhirnya berujung kematian. Kalaupun tidak, maka harus ada yang berkorban. Mungkin begitulah yang ingin diutarakan John Woo di film ini.


Judul Film  : A Better Tomorrow
Sutradara   : John Woo
Produser    : Tsui Hark
Film Workshop
Pemeran    : Chow Yun-Fat, Ti Lung, Leslie Cheung
Tanggal Rilis Di Hong Kong 2 Agustus 1986
Musik Joseph Koo
Distributor Cinema City Co. Ltd.,Anchor Bay Entertainment
Durasi 95 menit
Negara Hongkong
Bahasa Kantonis


Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 820,130 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Jumat, 21 Oktober 2016

Leon the Profesional (1994)



 
Leon the Profesional (1994) Cinta selalu saja membawa teka-teki, melanda siapa saja, tak kenal usia dan jenis kelamin. Cinta juga sulit ditebak, tidak mengenal orang baik dan buruk. Cinta selalu menyelimuti manusia siapa pun dan apapun dirinya. Dia pembunuh sadis sekalipun tidak luput dari rasa cinta dan berhak mendapatkan cinta. Itulah sekelumit cerita tentang cinta yang berusaha diangkat Luc Besson, sutradara film kelahiran Prancis kedalam epik drama action dalam film Leon : The Profesional. Film yang rilis resmi 1994 ini memang tergolong film lama. Namun bagi saya tidak ada kata terlambat untuk menceritakan sebuah film. Ini adalah kisah yang menarik dan berkarakter kuat. ***

Leon (Jean Reno) adalah pembunuh bayaran yang tak pernah gagal dalam setiap misinya. Semua misi yang ia dapatkan dari Tony (Danny Aiello) selalu ia laksanakan sendiri dengan halus dan tanpa jejak. Walau terkenal sebagai pembunuh bayaran Leon tidaklah memiliki kehidupan yang supermewah dan bergelimpangan harta hasil kerjanya. Semua uang hasil membunuhnya ia titipkan ke Tony. Seperti dalam film-film Jean Reno lainnya, semisal di film The Da Vinci Code dan Mission Imposible, ada karakter yang susah ditebak dari dirinya. Dalam film ini pula, kita akan menemukan sosok pembunuh bayaran yang sadis dalam membunuh namun doyan minum susu. Dia juga sangat menentang dan tidak sepaham dengan pembunuh yang mengorbankan anak kecil dan perempuan. Kisah cinta Leon bermula ketika Mathilda (Natalie Portman) gadis berusia 12 tahun yang sering dikasari oleh ayahnya menjadi yatim piatu. Seluruh keluarga Mathilda dibantai oleh bandar narkoba yang berkedok polisi. Hidup sebatang kara, Mathilda meminta kepada Leon untuk menjaganya dan mengajarinya menjadi pembunuh untuk membalas dendam akan kematian keluarganya. Walau awalnya menolak dan Leon menutup hati bagi siapa saja yang ingin bersamanya. Belajar dari trauma sebelum ia jadi pembunuh, lambat laun hati kecil Leon terketuk dan membiarkan gadis belia tersebut bersamanya. Pindah dan pindah apartemen pun ia lakoni untuk menutupi kedoknya sebagai pembunuh. Leon pun membuka diri dan mengajari Mathilda cara membunuh dengan catatan ia diajari membaca dan menulis. Karena menjalani hidup bersama, Mathilda merasa Leon adalah sosok yang berhak dicintai. Ia pun rela memberikan cinta pertamanya kepada Leon yang terpaut usia sangat jauh. Bukan hanya itu, Mathilda bahkan ingin memberikan kesan sexsualitas pertamanya kepada Leon. Apa yang diinginkan Leon akan ia lakukan hanya untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang seorang Leon. Walau dalam hati Leon juga merasa cinta dengan Mathilda namun tak pernah ia ungkapkan. Perbedaan usia yang sangat jauh menjadi alasan. Leon yang tertutup dan dingin hanya mampu memberikan kesan cintanya dalam bentuk lain. Hingga pada akhinya, ia utarakan juga cintanya pada Mathilda. Tapi naas, ungkapan itu, menjadi ucapan terakhir seorang pembunuh yang sayang tanaman. Leon mati ditangan polisi. ***


Film yang menampilkan Natalie Portman muda ini, mendapat sambutan cukup besar para pencinta film dunia. Ratingnya di The Internet Movie Database (IMDb) yang dijadikan rujukan film-film terbaik dunia pun cukup gemilang dengan rating 8,6. Satu film yang cukup mengesankan dan menjadi referensi bagi pencinta film berkualitas. Tidak salah, jika film ini menyabet banyak penghargaan pada zamannya. Bagi yang belum mengenal Natalie Portman, mungkin anda akan teringat dengan film Black Swan. Film yang juga cukup fenomenal itu diperankan olehnya sebagai seorang ballerina. Dia juga bermain dalam film Thor. Leon adalah film pertamanya, aktingnya yang nakal dengan usia belai menjadikan tawaran dan tawaran film terus berdatangan hingga akhirnya sederat penghargaan pun berhasil ia museumkan. Terkadang film-film lama itu menyimpan cerita dalam, dan itulah yang saya dapatkan dari Leon



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 421.485 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Rabu, 19 Oktober 2016

The Interview 2014




Dalam aksi-komedi The Interview, Dave Skylark (James Franco) dan produser Aaron Rapoport (Seth Rogen) menjalankan populer selebriti tabloid acara TV "Skylark Tonight." Ketika mereka menemukan bahwa diktator Korea Utara Kim Jong-un adalah penggemar acara mereka, mereka mendapat sebuah wawancara dengan Kim Jong-Un dalam upaya untuk melegitimasi diri mereka sebagai wartawan. Dave dan Aaron mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan ke Pyongyang, rencana mereka berubah ketika CIA merekrut mereka, mereka mendapat tugas tidak hanya mewawancarai tapi juga untuk membunuh Kim Jong-un. 

Sebuah film yang cukup baik dan menghibur. Sayang film ini  dilarang tayang di banyak negara termasuk Indonesia, Karena banyak adengan yang memperolok-olok Kim Jong-un. Film ini merupakan propaganda Amerika yang memang tidak suka dengan pemerintah Korea Utara.


Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 411.017 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Kamis, 06 Oktober 2016

Out of Afrika (1985)



Out of Africa adalah sebuah film tahun 1985 berdasarkan buku autobiografi dari Isak Dinesen yang diterbitkan pada tahun 1937. Out of Africa disutradarai oleh Sydney Pollack dan dibintangi oleh Meryl Streep, Robert Redford, Klaus Maria Brandauer. Film ini menerima 28 penghargaan film, termasuk tujuh Academy Awards.

Cerita film ini tentang seorang perempuan bernama "Karen Tanne" asal Denmark yang menikah dengan seorang petualang dan juga pengusaha bernama "Barron Blixen". Setelah menikah mereka tinggal di Kenya Afrika membuka pertanian kopi yang dibantu oleh suku Kikuyu. Sebelum itu belum pernah ada orang menanam kopi disana, awalnya mereka pesimis bisa berhasil, namun 5 tahun kemudian mereka melihat hasilnya, kopi didaerah itu tumbuh subur.

Kehidupan Karen tidak mudah, ia sebenarnya memiliki kehidupan kelas menengah yang serba cukup, ia memiliki pembantu-pembantu yang setia disekelilingnya, mulai soal rumah tangga hingga yang mengurus kebun kopinya, suku Kikuyu sangat bisa diandalkan.

Namun Karen tidak bahagia, suaminya Barron Blixen adalah seorang petualang, ia jarang dirumah kadang berbulan-bulan ia pergi tanpa ada kabar, lalu tiba-tiba muncul di rumah dan tidak lama setelah itu ia pergi lagi. ini membuat Karen kesepian, untunglah kesibukannya di perkebunan dapat mengatasi hal itu.

Dalam kesepiannya Ia berkenalan dengan Denys Finch Hatton, seorang pengusaha dan juga petualang yang hidup bebas, namun memiliki kehangatan dan perhatian yang besar padanya. Dengan Dennys ia melewati hari-hari yang indah di pedalaman Afrika nan excotic.

Bagaimana kelanjutan hubungan Karen dengan Dennys, lalu apakah Karen bercerai dengan suaminya Barron.......Film berdurasi 2 1/2 jam sungguh menarik diikuti hingga akhir.




Pemeran
Robert Redford - Denys Finch Hatton
Meryl Streep - Karen Blixen
Klaus Maria Brandauer - Bror Blixen/Hans Blixen
Michael Kitchen - Berkeley Cole
Shane Rimmer - Belknap
Malick Bowens - Farah
Joseph Thiaka - Kamante
Stephen Kinyanjui - Chief Kinanjui
Michael Gough - Lord Delamere
Suzanna Hamilton - Felicity
Rachel Kempson - Lady Belfield
Graham Crowden - Lord Belfield
Benny Young - Minister
Leslie Phillips - Sir Joseph
Annabel Maule - Lady Byrne
Iman - Mariammo

Penghargaan Academy Award :
Menang - Film Terbaik - Sydney Pollack
Menang - Sutradara Terbaik - Sydney Pollack
Menang - Skenario Adaptasi Terbaik
Menang - Best Art Direction
Menang - Best Cinematography
Menang - Original Music Score
Menang - Sound Mixing

Golden Globes Awards
Menang - Best Motion Picture - Drama
Menang - Best Performance by an Actor in a Supporting Role in a Motion Picture
Menang - Best Original Score - Motion Picture


Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 793.945 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Selasa, 04 Oktober 2016

Dance with Wolves (1990)




Letnan John Dunbar (Costner) adalah seorang tentara Amerika, ia dikirim ke wilayah perbatasan Dakota, yang daerah itu juga dihuni oleh suku Sioux. Ketika sampai ia tidak menemukan tentara seorangpun dan di tempat terpencil itu kondisinya sangat berantakan. 

Mulailah ia membenahi tempat itu, membongkar kolam air yang dipenuhi bangkai hewan, merenovasi gubuk yang hampih rubuh, membangun kandang kuda. sehingga dalam waktu yang tidak lama tempat itu menjadi rapi dan nyaman untuk ditinggali.
Malam hari sebelum tidur ia mencatat semua kejadian yang dialaminya hari itu.

Dalam kesendiriannya ia kerap dikunjugi seekor serigala liar yang tinggal dikawasan itu, mulanya si serigala hanya berani menatap dari jarak jauh, tapi lama kelamaan ia berani datang kedepan pintu tetapi tetap menjaga jarak, dan yang unik kaki srigala itu seperti memiliki kaus kaki.

Pada suatu hari John Dunbar didatangi oleh beberapa pemuda suku Sioux dalam suasana permusuhan, hampir saja John menembak pemuda sioux itu namun diurungkannya. akhirnya mereka pergi begitu saja dan perang tidak terjadi.

Untuk mengamankan daerahnya John sering berpatroli disekitar wilayahnya ditemani tatapan srigala liar itu dari kejauhan.

Diwilayah suku sioux yang berada tidak jauh dari pos penjagaan John, tengah terjadi suasana berkabung, beberapa anggota suku itu mati dibunuh suku Pawnee. Pawnee adalah salah satu suku Indian yang sangat kejam dan selalu membunuh siapapun yang ditemuinya.

Kejadian itu sangat memukul perasaan salah seorang perempuan suku sioux "Stand with first" (McDonnell) karena yang meniggal itu adalah suaminya.

Hari itu John berpatroli mendekati wilayah suku sioux, ia melihat ada seorang perempuan suku sioux tengah menangis dibawah pohon dengan luka ditubuhnya, John menghampirinya dan kedatangannya membuat perempuan tersebut kaget dan pingsan. Lalu John dengan niat baik mencoba mengantarkan perempuan itu ke sukunya. namun kedatangannya tidak diterima, ia diusir.

Tetua suku sioux melihat bahwa John, adalah tentara kulit putih yang baik. Untuk mengetahui siapa Jonh, kenapa ia tinggal diwilayah itu, akhirnya diutuslah beberapa pemuka suku itu menemui John, tetapi karena suku sioux tidak bisa bahasa Inggris akhirnya komunikasi berlangsung lewat bahasa isyarat. dalam suasana saling curiga.

Namun pada kunjungan berikutnya suku sioux mulai bisa menerima John walau ada keterbatasan komunikasi. hubungan mereka semakin baik.

Dalam suku sioux, "Stand with first" ternyata bisa berbahasa Inggris. Perempuan ini ternyata bukan berasal dari suku sioux, ketika kecil keluarganya dibunuh oleh suku Indian Pawnee, dan ia berhasil menyelamatkan dirinya, Ia ditemukan dan diasuh oleh suku sioux hingga dewasa. Stand with first akhirnya dijadikan sebagai penterjemah antara suku sioux dengan John.


Semakin membaiknya hubungan John dengan suku sioux, membawa implikasi hubungan John dengan "Stand with First" juga semakin dekat. Ternyata mereka saling menyukai. dari hari kehari hubungan mereka semakin akrab.

Tibalah hari yang mencekam, suku pawne menyerang suku sioux dalam jumlah besar kepermukiman mereka, untunglah sebelum suku pawnee tiba, salah seorang suku sioux sudah lebih dahulu memberitahukan kepada sukunya untuk mempersipkan diri, dibantu persenjataan yang dipasok oleh John, terjadilah pertempuran yang seru. Suku Pawnee mengalami kekalahan total, banyak dari mereka yang mati menggenaskan termasuk pemimpinnya.

Bagaimana kelanjutan film ini.........silahkan tonton filmnya

Ini film pertama Kevin Costner sebagai sutradara dimana ia juga sebagai pemain utama film ini. Tidak hanya sukses ditangga box office, film ini juga memenangkan 7 Oscar dan Golden Globe. Durasi film ini memang tidak biasa yaitu hampir 4 jam, hm.... tapi dijamin anda tidak akan bosan mengikuti film ini hingga akhir........

Penghargaan :

Academy Award for Best Picture — Jim Wilson dan Kevin Costner
Academy Award for Directing — Kevin Costner
Academy Award for Writing Adapted Screenplay — Michael Blake
Academy Award for Best Cinematography — Dean Semler
Academy Award for Film Editing — Neil Travis
Academy Award for Sound — Russell Williams II, Jeffrey Perkins, Bill W. Benton, dan Gregory H. Watkins
Academy Award for Original Music Score — John Barry
Golden Globe Award for Best Motion Picture - Drama — Jim Wilson dan Kevin Costner



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 1.589.659 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Sabtu, 01 Oktober 2016

Vantage Point



Kali ini kita akan membahas tentang film Vantage Point. Film bergenre Action Thriller ini merupakan film garapan sutradara Pete Travis. Film lawas ini dibintangi oleh aktor Dennis Quaid, Forest Whitaker, Edgar Ramirez, Ayelet Zurer, William Hurt. Film ini rilis pada 22 Februari 2008

Film Vantage Point menceritakan tentang kehadiran President Amerika ke Spanyol dalam kunjungan kenegaraan. Ketika itu Presiden akan hadir dan memberikan pidato di taman kota Salamanca, Spanyol. Presiden dikawal sangat ketat oleh Paspampres dari mulai datang sampai pidatonya dimulai. Namun kejadian tak diduga datang! Ketika Presiden tengah berpidato terdengar suara letusan pistol dan Presiden terjatuh.

Tak lama setelah Presiden terjatuh, terdengar lagi suara ledakan di tengah keramaian taman tempat Presiden berpidato. Kejadian penembakan tersebut di ulang-ulang kembali dalam film ini. Sehinngga kita alur cerita menjadi jelas dan munculah si penembak tersebut. Kira-kira siapakah dalang dari penembakan tersebut?? Pesaing Presiden atau para pengawal presiden sendiri ??


Sutradara :

Pete Travis

Pemain :






















Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 660.390 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Kamis, 29 September 2016

Edge of Darkness



Dunia detektif memang tak ada habisnya dijadikan tema dalam sebuah film. Kali ini, giliran sebuah mini seri yang pernah ditayangkan di BBC pada 1985, Edge of Darkness. Film ini dimainkan dengan apik oleh Mel Gibson yang berperan sebagai seorang detektif di kepolisian dan aktris Bojana Novakovic sebagai putrinya.

Mel yang melakoni tokoh Thomas Craven awalnya merasa bahwa dirinyalah yang menjadi sasaran pada peristiwa pembunuhan putrinya, Emma. Hal ini terkait dengan jabatannya sebagai detektif bagian pembunuhan di kepolisian daerah Boston. Namun ternyata ia salah, karena Emma ternyata memiliki sisi kehidupan sendiri yang selama ini tidak diketahui ayahnya.

Keterlibatan Emma yang masih berumur 24 tahun sebagai aktivis inilah yang menjadi latar belakang ia dibunuh. Ada beberapa pihak yang tidak ingin rahasia mereka terungkap dan satu-satunya cara membungkam Emma adalah dengan menghabisi nyawanya.

Dengan perasaan sedih, marah dan berduka atas kematian Emma, ditambah dengan keahliannya sebagai seorang detektif, maka Thomas memutuskan untuk melakukan investigasi terhadap kematian anak semata wayangnya. Pada penyelidikannya, ia menemukan adanya sebuah persekongkolan masalah hukum terselubung dan melibatkan pemerintah yang menyeret agen rahasia. Agen ini bertugas untuk membersihkan bukti kebobrokan-kebobrokan.

Baik mini seri maupun film Edge on Darkness, disutradarai oleh Martin Campbell. Anda yang merasa sebagai penggemar film-film bernuansa detektif, saat sudah bisa menyaksikan akting Mel Gibson yang sudah tujuh tahun absen sebagai aktor dan beralih sebagai sutradara.


Sutradara : Martin Campbell

Tayang : 29 January 2010

Aktor / Aktris pemain :

























Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Rabu, 28 September 2016

The Shawshank Redemption (1994)



PEMERAN

Frank Darabont
Tim Robbins
Morgan Freeman


SINOPSIS

The Shawshank Redemption sampai saat ini masih masih menududuki peringkat nomer 1 IDMB.
Film ini diangkat dari novel The Shawshank Redemption karangan Stephen King. Berkisah tentang Andy Dufresne, seorang bankir, dalam menjalani masa tahanan untuk kejahatan yang tidak dia lakukan di rumah tahanan Shawshank Redemption.

PLOT

Di tahun 1947, seorang bankir bernama Andy Dufresne dituduh membunuh istri dan kekasih istrinya. Walau Andy sendiri menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan itu, namun berdasarkan bukti-bukti yang ada, Andy dihukum dan dipenjara di Shawsank. Di Shawsank Andy berkenalan dan selanjutnya berteman akrab dengan Ellis "Red" Redding. Red memliki kemampuan untuk menyelundupkan barang-barang yang diperlukan oleh para tahanan. Untuk Andy, Red berhasil menyelundupkan palu kecil yang dipakai Andy untuk hobinya membuat buah catur. Selain itu Red juga memberikan poster-poster bintang film wanita bagi Andy.

Andy bekerja di bagian binatu penjara. Selama di penjara Andy selalu mendapat siksaan dari gang "The Sisters" penguasa di Shawshank. Gang The Sisters dipimpin oleh seorang narapidana bernama Bogs.

Di tahun 1949, saat bersama beberapa teman tahanannya yang lain ditugaskan untuk melapisi bagian atas atap salah satu gedung penjara, Andy mendengar caci maki dari kepala penjaga tahanan yang kejam Byron Hadley tentang pajak yang dia harus bayar atas warisan yang didapatnya dari saudaranya yang baru meninggal. Atas bujukan Andy, Baron bersedia dibantu untuk secara legal terbebas dari pajak atas warisan yan diperolehnya. Andy hanya meminta beberapa bir dingin sebagai imbalan bantuannya itu.

Andy beberapa waktu kemudian lagi-lagi disiksa oleh Bogs pemimpin gang The Sisters. Siksaan ini menyebabkan Andy hampir meninggal dan dimasukkan ke rumah sakit. Bogs sendiri harus menjalani hukuman selama 2 minggu di ruang hukuman khusus. Setelah selesai menjalani hukuman, Bogs kembali ke selnya dan telah ditunggu oleh Byron yang tidak senang atas perbuatannya terhadap Andy.

Setelah kembali dari rumah sakit, Andy dipertemukan dengan Warden Samuel Norton kepala penjara Shawshank. Warden kemudian memindahkan Andy ke bagian perpustakaan penjara untuk membantu seorang narapidana tua bernama Brokks Hatlen, dengan tujuan agar Andy dapat juga melakukan pembukuan keuangan penjara. Kemampuannya dalam keuangan dan pajak, membuat Andy sering dikunjungi para penjaga tahanan di Shawshank dan lingkungan sekitar penjara.

Andy kemudian mulai menulis surat setiap ke pemerintah setempat yang isinya meminta bantuan tambahan buku untuk perpustakaan di Shawshank.

Tahun 1954, Brooks tahanan tua yang bertugas di perpustakaan bersama Andy, akhirnya dibebaskan setelah menjalani masa tahanan selama 50 tahun. Setelah dibebaskan Brooks akhirnya bunuh diri karena tidak tahan hidup di luar penjara.

Surat-surat permohonan yang dikirm Andy ke pemerintah daerah akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah daerah mengirimkan sumbangan buku-buku untuk perpusatakaan di Shawshank. Selain kiriman berupa buku ternyata dikrim juga sumbangan berupa rekaman musik di atas piringan hitam. Andy memutar salah satu musik rekaman kesenangannya dan menyiarkannya melalui sistem pengeras suara di Shawshank. Tindakannya ini membuat Andy dihukum.

Setelah dihukum Andy berbicara dengan Red dan menerangkan bahwa Andy selalu memiliki harapan dan harapannya akan selalu ada dan tidak akan hilang karena penjara di Shawshank, namun Red mengabaikan pernyataan Andy itu.

Tahun 1963, Norton sang kepala penjara memanfaatkan tenaga para tahanan untuk pekerjaan di luar penjara. Norton mendapat keuntungan dari pemotongan gaji pekerja dan mendapat komisi juga dari penyedia pekerjaan. Andy ditugaskan untuk 'mencuci' uang itu dengan menggunakan nama Randal Stephens.

Tahun 1965, Tommy Williams yang dipenjara karena pencurian, menjadi akrab dan berteman Andy dan Red. Andy sangat membantu Red dalam mempersiapkan dirinya menghadapi ujian setara SMA. Tahun 1966 setelah mendengar secara rinci tentang kasus Andy, Tommy merasa kasus Andy sangat mirip dengan cerita seorang narapidana yang pernah menjadi teman sekamarnya di penjara lain, yang mengaku pernah membunuh seorang lelaki dengan teman selingkuhnya, yang merupakan seorang istri dari seorang bankir, dan bankir tersebut akhirnya yang dihukum karena kejadian itu. Andy kemudian mendiskusikan informasi ini ke Norton dengan harapan Norton bisa membantunya agar bisa dilakukan pengadilan ulang untuk kasusnya. Namun Norton tanggapan sangat diluar dugaan Andy. Andy malah mendapat hukuman karena kekecewaan yang diungkapkannya.

Setelah selesai dari hukuman Andy bercerita pada Red tentang harapan Andy untuk hidup dan tinggal di Zihuatanejo sebuah kota di Mexico yang memiliki pantai menghadap ke laitan Pasific. Bagi Red, harapan Andy tidak mungkin akan terjadi. Namun Andy berpesan saat Red bebas nanti jangan lupa untuk mengambil paket untuk Red di sebuah padang rumput dekat kota Buxton.

Esok harinya, tempat tahanan Andy sudah kosong. Andy berhasil melarikan diri dengan membawa seluruh catatan pencucian uang yang dilakukan Norton. Penjaga tahanan melakukan pencarian, namun di saat yang sama Andy berpura-pura menjadi Randall Stephens mendatangi beberapa bank dan menarik uang yang sudah dicuci tersebut. Kemudian, Andy mengirim laporan keuangan dan rincian transaksi puncucian uang dan bukti-bukti korupsi serta pembunuhan yang telah dilakukan Norton ke koran setempat. Polisi segera ke penjara Shawsank untuk menangkap pihak-pihak yang terkait atas bukti dari Andy.

Red akhirnya di bebaskan setelah menjalani masa tahanan selama 50 tahun. Red mulai mencoba untuk beradaptasi dengan kehidupan diluar rumah tahanan. Namun hal ini ternyata sangata sulit dan menimbulkan tekanan baginya, karena selama ini Red menjalani 50 tahun dari hidupnya di dalam penjara.

Red teringat akan pesan Andy sebelum Andy melarikan diri. Merasa frustrasi karena belum juga bisa beradaptasi dengan lingkungan di luar penjara, Red memutuskan untuk mencari kemungkinan akan adanya paket khusus untuknya di tempat yang diceritakan Andy dulu.

Kisah di film ini sangat menggugah perasaan anda. Bagaimana seseorang yang tidak punya harapan namun berani berharap. Di tempat seperti ini, beranikah kita berharap ?

Saya berani kasih bintang 5 untuk film ini.

Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 562.862 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Minggu, 04 September 2016

Outbreak 1995



Kali ini kita akan membahas tentang film Outbreak. Film lawas garapan sutradara Wolfgang Petersen ini merupakan film bergenre Sci-Fi Thriller. Film ini dibintangi oleh Aktor papan atas, sebut saja Morgan Freeman, Dustin Hoffman dan didukung oleh aktris cantik Rene Russo. Film ini rilis pada 10 Maret 1995. 

Film Outbreak ini menceritakan tentang Virus yang sangat mematikan yang melanda kota California. Awal penyebab virus ini dimulai dari seekor Monyet yang tanpa diketahui diselundupkan ke Amerika. Monyet tersebut ternyata mengidap Virus Demam yang sangat mematikan dan dapat membunuh orang yang terkontaminasi hanya dalam beberapa jam saja.

Virus yang berasal dari Afrika ini begitu tak terkendali, dalam sekejap saja seisi kota sudah tercemar virus tersebut dan warga di seluruh penjuru kota mulai panik. Pasukan Militer mulai dikerahkan untuk mengatasi kepanikan warga. Semua dokter terhebat dikumpulkan untuk menyelamatkan warga dan mencari cara agar virus ini tidak menyebar lebih luas.

Film tentang serangan virus cukup banyak dibuat, namun ditangan Wolfgang film ini terasa begitu mencekam. Sudah banyak film bagus lahir ditangannya, sebut saja Troy, Pessoidon dan banyak lagi film lainnya dan rata-rata filmnya dibuat sangat baik.

Bila punya waktu film ini cukup layak untuk ditonton.....



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Misery 1990




Paul Sheldon ( James Caan ), seorang penulis novel-roman terkenal 'Misery Chastain' sedang dalam perjalanan menuju Colorado, ketika badai salju membuat mobilnya terguling ke jurang. Nyawa Paul bisa saja melayang, jika saja seseorang tidak mengeluarkan tubuhnya dari puing-puing mobil.

Beberapa hari kemudian, Paul sadar dari koma dan dia mendapati dirinya terbaring di sebuah ranjang..

Seseorang rupanya telah merawat luka-luka nya, dan orang itu kemudian mengenalkan dirinya dengan ramah,.

" My name is Annie Wilkes and i'm your number one fan.." Annie ( Kathy Bates ), lalu memberitahu bahwa badai salju di luar masih sangat lebat dan membuat sambungan telepon terputus. Namun dia berjanji akan merawat Paul,.

" you're gonna be fine..i'll take good care of you..im also a nurse.." katanya sambil tersenyum lembut..

Mengalami kecelakaan fatal di tempat terpencil, namun secara kebetulan diselamatkan oleh seorang perawat yang merupakan penggemar berat buku2nya, Paul sheldon merasa mendapat mukjizat. Annie terlihat sangat ramah, penuh cinta, humoris dan telaten merawat luka-lukanya..

Namun pendapat tentang mukjizat itu ternyata harus dikoreksi,.
suatu malam, Annie mendatangi kamar Paul dengan raut wajah penuh kebencian.... lalu dia mulai berteriak histeris.

" she cant be dead!..Misery Chastain can not be dead! ".

Paul tercekat, tak menyangka perempuan yang terlihat ramah sebelumnya ini begitu dipenuhi amarah,.

Misery Chastain adalah tokoh dalam novel roman fiksi nya, dalam sebuah edisi, Paul membuat tokoh 'Misery' akhirnya meninggal dunia. Dan kini, seorang 'number one fan' dari buku2nya tengah mengamuk karena kematian Misery!.

Sejak saat itu Paul sadar dia sedang tidak mendapat mukjizat, namun justru sebuah horror. Dia terbaring tak berdaya dalam sebuah rumah dengan seorang obsessed-crazy-fan-beremosi labil-yang sanggup melakukan apa saja!.

maka, hanya dengan setting rumah terpencil ditengah badai salju dan karakter utama Paul Vs Annie,.. psychological-thriller berdurasi 1 jam 40 menit ini pun secara intense digelar..

Review :

Misery adalah sebuah film adaptasi kesekian kalinya dari novel karya Stephen King.

Seperti biasanya novel horror karya King lebih sering bermain-main dengan psikologi ketimbang fisikal, Jadi kamu nggak akan menemukan monster buruk rupa ala John Carpenter atau karakter bermata satu dengan senjata aneh ala oldshool-80's horror disini. Tokoh2 dalam ceritanya biasanya adalah karakter biasa yang ada di dunia nyata seperti : seorang ayah, pekerja kantoran, penulis, penumpang pesawat dll King juga lebih seneng bermain-main dengan situasi untuk membangun suasana horror dan ketegangannya daripada mengumbar darah.

Genre horror kaya gini kemudian lebih sering disebut sebagai 'horror-modern'.

Tak ada yang menarik sebenernya dengan plot yang sederhana dan sangat tipis ini.

Mobil kecelakaan di sebuah middle-of nowhere, diselametin ma orang yang ternyata psikopat, dan siapapun tanpa gue mesti ber-spoiler sudah bisa menduga bakal kaya apa endingnya.

Namun, walau begitu, seperti halnya Spielberg di Duel , film ini ternyata sangat enjoyable buat ditonton. dan kemungkinan 1 lagi, gue emang lagi butuh tontonan yang kaya gini hahaha
Sempitnya setting dengan karakter utama yang hanya dua orang ini membuat film enak diikuti tanpa harus memikirkan sub-plot2 lain yang biasanya malah memecah konsentrasi. Dengan formula kaya gitu, walaupun pelan film dengan tempo terjaga, terus menggelinding bagai bola salju yang semakin lama semakin membesar.

Dan 'Bola salju' ini semakin enak buat diikuti sampe klimaksnya terutama berkat akting Kathy Bates. Piala Oscar ' Best Actress' yang diraihnya tahun 1991 sepertinya sudah cukup jelas menjelaskan kualitas 'seni pura-pura' Kathy Bates di film ini. Dia sempurna memerankan Annie Wilkes yang ber emosi-labil, sama kaya peran Jennifer Tilly di Cord.

sebegitu pasnya peran Bates disini, sampe gue nggak bisa ngebayangin dia bermain di film lain tanpa berperan sebagai 'ibu-ibu gila'.

Dia adalah salah satu villain paling menakutkan di era 90-an!
Kembali ke film, walaupun sangat enak ditonton, gue sebagai horror-fan agak kecewa ketika mengetahui kalo dalam versi bukunya, 'Misery' sebenarnya tampil lebih hardcore. Bahkan Kathy Bates sendiri sempat kesal ketika salah satu adegan yaitu, 'Annie membunuh seorang polisi muda', akhirnya batal dimasukin ke film karena berbagai pertimbangan.

Yang paling jelas adalah adegan 'Hobbling' yang terkenal itu, dalam versi bukunya konon Annie memotong kaki Paul sampe putus dengan kapak! sementara untuk versi filmnya, --walaupun adegannya tetep shocking dan menjadi best-scene disini-- tapi sutradara 'Rob Reiner' membuatnya lebih soft dan 'ramah mata'. Yah, mau gimana lagi...inilah kompromi industri yang terkadang emang nyebelin!

Overall, 'Misery' adalah salah satu cerita King yang paling minimalis, simple dan straight. sementara Rob Reiner juga sukses membuatnya menjadi sebuah film drama-thriller dengan sedikit sentuhan humor-gelap yang mengasyikkan.

Jadi, kalo kamu nggak bisa menikmati 'Misery'.. percaya deh..genre thriller emang bukan buat kamu hahaha.......



Film ini tersedia dalam Kualitas "BlueRay" dalam format MKV dan dilengkapi subtitle "Indonesia" dengan ukuran 569.026 Kb.

Yang berminat bisa hubungi via SMS ke 0813.1022.7463

Film lain bisa dilihat di disini  

Rabu, 06 Juli 2016

Over The Top (1987)




Over The Top (1987) Walaupun mempunyai sifat keras seperti batu, perangai liar layaknya harimau, ambisi kuat bagaikan badai, seorang ayah tetaplah ayah, sosok laki-laki yang terkadang bisa menitikkan air mata jika tengah dirundung rindu dengan sang buah hati. Jujur saya menyukai film yang berbau relationship yang melibatkan emosi batin antara ayah dan anak, seperti The Road (2009), The Persuit Of Happiness (2006), serta Over The Top (1987). 

Kali ini saya akan mereview film dengan genre diatas yang berjudul Over The Top. Film yang dibintangi oleh Sylvester Stallone, David Mandenhall, serta bebera aktor lainnya ini layak dijadikan film keluarga. Cerita yang ringan serta mudah dicerna oleh semua penonton listas usia, membuat Over The Top menjadi tontonan layak untuk dikonsumsi oleh keluarga.

Lincoln Hawk (Stallone) adalah seorang pengemudi truk yang berusaha mendapatkan ‘perhatian’ dari putera semata wayangnya. Kenapa perhatian? karena sewaktu dia menikah dengan istrinya Chistina (Susan Blakely), orang tua Susan, Jason (Robert Loggia) menentang hingga akhirnya berusaha memisahkan kedua pasangan ini. Ketika Susan jatuh sakit keras, sebelum menjalani operasi penyembuhan dia memutuskan agar Michael (David Mendenhall) putranya, untuk tinggal dengan ayahnya, Lincoln. Hal tersebut tentunya sangat menggembirakan bagi Lincoln, karena mengingat sejak sang putera lahir hingga besar dia belum pernah menemuinya secara langsung karena halangan dari sang ayah mertua tentunya. Dan selama ini komunikasi dengan istri mengenai perkembangan putra kesayangan hanya melalui surat serta beberapa kiriman foto.
Rasa canggung, aneh, serta kikuk dirasakan oleh Michael, karena memang dari kecil dia sudah terdoktrin oleh kakeknya (ayah Susan) agar menjauhi sang ayah. Menurut gambaran kakeknya, ayahnya adalah seorang pecundang, pemabuk, dan suka berbuat onar. Tapi hal tersebut seakan sirna ketika kedua insan ini menjalani perjalan bersama kekota tujuan menuju tempat dimana ibu Michael atau Susan akan menjalani proses operasi.

Diatas truk yang dikemudikan Lincoln, mereka berdua belajar saling mengenal pribadi masing-masing. Walaupun status ayah anak masih berlaku tapi tembok penghalang yang dibangon oleh Jason sang ayah mertua, benar-benar telah memutus tali kasih keduanya. Disela-sela acara bercengkrama mereka berdua, Michael baru tahu jika ternyata ayahnya bukan seorang supir truk biasa, dia juga merupakan seorang juara arm wrestler yang saat itu tengah diceritakan bertekad mengikuti kejuaraan adu panco sedunia yang diadakan di Las Vegas.

Mendengar berita tentang cucunya yang kini tengah bersama ayahnya, membuat Jason geram. Segala cara licik dia halalkan agar hubungan ayah anak tersebut tidak berlanjut. Hingga pada suatu saat insiden dijalan yang dibuat oleh suruhan Jason telah benar-benar membuat Michael dan Lincoln berpisah, akibat terlambat datang menjenguk serta kegagalan operasi Susan yang menyebabkan ibunya meninggal, telah memberi pukulan berat bagi Michael. Walaupun dengan berbagai cara Lincoln memberikan pengertian, tapi seolah pintu hati putranya telah tertutup buat dirinya.

Hingga pada suatu saat ketika akhirnya rahasia yang terpendam selama ini yang dibuat oleh kakeknya terbongkar. Membuat Michael berpikiran bahwa semua hal buruk mengenai ayahnya sengaja diciptakan oleh sang kakek guna menghancurkan hubungan kekeluargaan mereka. Lantas akankah Michael bisa kembali lagi dengan Lincoln, walaupun halangan dari sang kakek terus membelenggu? dan apakah Lincoln juga bisa memenangkan kejuaraan arm wrestler yang akan diikutinya di Las Vegas nanti?
Menonton film ini memang harus dengan kaca mata sabar. Pace cerita yang agak lambat membuat orang dimana dia kurang betah dengan porsi drama berlebih akan dibuat bosan. Tapi berkat arahan sutradara specialis B-Movie Menahem Golan, yang ternyata juga melejitkan nama Chuck Norris kejajaran artis specialis film action B-Movie berkat The Delta Force nya, bisa duduk tenang menikmati suana kekeluargaan antara ayah anak diatas truk tronton, serta dengan diiringan alunan soundtrack lagu bernuansa slow rock, hmmm…kita akan benar-benar dibawa melayang ke era 80’an.
Sedangkan urusan performa, Mr. Rambo (Stallone) sendiri yang walaupun sudah mendapat trade mark sebagai aktor specialis film action, tapi aktingnya dibagian drama patut kita beri apresiasi, coba bandingkan dengan rekan karibnya Schwarzenegger di film-film drama komedi, saya rasa Sly lebih bisa mengungkapkan ekspresi wajar tanpa harus kaku oleh script dialog super chessy disepanjang durasi film.

Nah! sebenarnya bagi kaum adam, jalinan drama disepanjang film tidak akan berasa kompak jika tidak ditutup dengan ending manis. Menjelang penghujung film, kita akan dibawa ke arena kejuaraan adu panco yang disetting seperti kejadian sebenarnya. Hebat dech mengenai adegan-adegan panco ini, cuman yang bikin saya geleng2 kepala, ada salah satu kontestan yang bermonolog layaknya shooting pertandingan panco betulan, dia menenggak oli mesin….weleh!, apakah demi memberikan presure atas lawannya lantas si antagonis tersebut nekad minum oli.

Senin, 13 Juni 2016

Star Trek




Star Trek merujuk kepada sebuah film seri televisi di Amerika Serikat dari tahun 60-an atau pada semua seri lanjutan, film-film layar lebar, novel, permainan video dan lain-lain yang dikembangkan darinya. Serial yang bertemakan fiksi ilmiah ini bercerita mengenai sebuah armada bintang bernama Starfleet sebagai perwakilan kehidupan manusia 200 tahun pada masa depan bersama-sama dengan United Federation of Planets yakni kumpulan spesies dari planet dan tata surya lain. Star Trek diciptakan oleh Gene Roddenberry dan merupakan salah satu franchise hiburan paling laris di dunia dan memiliki jutaan penggemar yang sering datang ke Star Trek Conventions (pertemuan para penggemar Star Trek). 

Film Seri TV Star Trek :

The Original Series (1966–1969)
The Animated Series (1973–1974)
The Next Generation (1987–1994)
Deep Space Nine (1993–1999)
Voyager (1995–2001)
Enterprise (2001–2005)

Film Bioskop :

1. The Motion Picture (1979)

Sutradara : Robert Wise

Sebuah wahana antariksa asing bernama "V-GER" yang memiliki kekuatan luar biasa mencari "penciptanya" di planet Bumi. Kirk dan kawan-kawan menemukan bahwa ini ternyata adalah wahana yang dikirim oleh manusia sendiri (wahana VOYAGER) dan kemudian ditangkap dan diubah oleh suatu spesies alien.

2. The Wrath of Khan (1982)

Sutradara : Nicholas Meyer

Adalah lanjutan dari episode Space Seed dari serial televisi pertama, tentang seorang kriminal dan petualang angkasa bernama Khan Noonien Singh (Ricardo Montalban) yang membajak pesawat Enterprise sebagai balas dendam karena Kirk telah menangkapnya limabelas tahun sebelumnya. Pada akhir film ini, Spock mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan pesawat dan seluruh awaknya. Jenazahnya kemudian diluncurkan ke planet Genesis.

3. The Search for Spock (1984)

Sutradara : Leonard Nimoy

Doktor McCoy bertingkah laku aneh dan menyerupai Spock. Setelah ayah Spock, Sarek (Mark Lenard) mengunjungi Kirk dan mengatakan bahwa jiwa Spock masih hidup dan dapat dikembalikan ke tubuhnya, Kirk yang sudah tidak lagi menjabat sebagai kapten Enterprise menculik kapal ini dan pergi ke Genesis agar Spock dapat dibawa ke planet asalnya Vulkan dan dihidupkan kembali melalui suatu upacara tradisional.

4. The Voyage Home (1986)

Sutradara : Leonard Nimoy

Sebuah pesawat tak dikenal menjelajah angkasa dengan tujuan akhir planet Bumi, menghancurkan segala sesuatu di hadapannya dan mengeluarkan bunyi-bunyi aneh untuk memanggil ikan paus di lautan. Karena pada abad ke-23 ikan paus sudah punah, maka tidak ada balasan dari Bumi. Ketika Bumi terancam untuk dihancurkan oleh pesawat ini, awak Enterprise membajak kapal Klingon dan melakukan perjalanan waktu ke tahun 1986 untuk mengambil sepasang ikan paus dan membawanya kembali ke masa depan.

5. The Final Frontier (1989)

Sutradara : William Shatner
Pesawat Enterprise dibajak oleh Sybok (Laurence Luckinbill), saudara Spock, untuk menerobos pusat Galaksi Bima Sakti karena ia yakin bahwa ia akan menemukan pengetahuan tertinggi di sana.

6. The Undiscovered Country (1991)

Sutradara : Nicholas Meyer

Dalam misi perdamaian ke planet Kronos (planet asal Klingon), Kirk dan McCoy dijebak dan diadili dengan tuduhan membunuh duta besar Klingon. Di akhir film, perjanjian Khitomer yang merupakan pakta perdamaian Federasi dengan kerajaan Klingon dibuat.

7. Generations (1994)

Sutradara : David Carson

Kapten James T. Kirk dan kapten Jean-Luc Picard bekerja sama untuk memerangi kriminal Tolian Soran (Malcolm McDowell). Dalam perkelahian James T. Kirk gugur.

8. First Contact (1996)

Sutradara : Jonathan Frakes

Lanjutan dari episode The Best of Both Worlds dari The Next Generation, spesies Borg kembali ke abad 21 ketika manusia baru akan menerobos batas kecepatan cahaya. Mereka ingin mengasimilasi seluruh Bumi dan membuatnya menjadi planet Borg. Awak Enterprise di bawah pimpinan Jean-Luc Picard mengikuti mereka ke masa lampau dan menggagalkan rencana ini.

9. Insurrection (1998)

Sutradara : Jonathan Frakes

Sebuah planet yang memiliki sumber tenaga misterius dapat mencegah penuaan. Penduduk asli planet ini, Ba'ku, sedang diusir oleh beberapa pihak yang ingin memonopoli penggunaan tenaga ini. Awak Enterprise bekerja sama untuk menyelamatkan Ba'ku agar mereka dapat tetap tinggal di planet mereka

10. Nemesis (2002)

Sutradara : Stuart Baird

Planet Romulus yang merupakan planet asal spesies Romulan mengalami suatu kudeta dan sekarang dikuasai oleh Shinzon. Ia juga ternyata adalah klon dari kapten Jean-Luc Picard dan ingin menangkapnya dan membuatnya sebagai seorang pemimpin Romulus juga.

11. Star Trek XI (2009)

Sutradara : J.J. Abrams

Ketika Nero, seorang romulan yang datang ingin balas dendam karena planet asalnya, Romulus hancur akibat supernova. Ia menghancurkan USS Kelvin yang saat itu dipimpin George Kirk, ayah James T. Kirk. Matinya ayah Kirk membuat perubahan terhadap masa depan. Nero juga menghancurkan Planet Vulcan, planet dimana Spock berasal serta mengancam untuk menghancurkan planet-planet Federasi lainnya dan mengubah masa depan untuk selamanya.

12. Into Darkness (2013)

Sutradara : J.J. Abrams

Hancurnya planet Vulcan membuat Federasi semakin ketakutan, Federasi membangun persenjataan canggih memanfaatnya Khan, manusia super dari abad ke-21. Namun Khan yang keji dan merasa telah dikhianati berbalik meneror Federasi dan mengambil alih USS Vengeance untuk balas dendam.

Minggu, 13 Maret 2016

Sinopsis Film Hachiko A Dog’s Story

  
Sinopsis Film HachikoA Dog’s Story – Film Hachiko A Dog Story merupakan Film Jepang yang diangkat dari kisah nyata. Film Hachiko ini mampu menarik minat penonton dari berbagai penjuru Negeri, kisahnya yang menyentuh dan penuh dengan kesetian mampu menggerakkan hati para penontonnya sehingga menitikkan air mata.
 
Berikut informasi menegenai Film Hachiko A Dog’s Story :

Sutradara : Lasse Hallström & Richard Gere
Produser : Bill Johnson & Vicki Shigekuni Wong
Penulis : Stephen P. Lindsey
Tahun Rilis : 2009
Durasi : 104 menit

Tokoh dalam Film Hachiko Dog’s Story :
Richard Gere sebagai Parker Wilson
Joan Allen sebagai Cate (Istri Parker)
Sarah Roemer,
Erick Avari,
Jason Alexander,

Resensi dan Sinopsis Film Hachiko a Dog’s Story :

Film Hachiko a Dog’s Story ini bercerita tentang kehidupan seekor anjing yang ditemukan oleh seorang Dosen di sebuah stasiun kereta api. Dosen yang bernama Parker tersebut langsung menyukai anak ajing yang ditemuinya, maka dia membawanya pulang untuk dirawatnya. Sesampai dirumah Parker bertengkar dengan Istrinya, ternyata sang istri tidak mengijinkannya untuk memelihara anjing.

Parker berharap pemilik anjing itu segera menghubunginya dan mengambil anjing tersebut, namun hari-hari tetap berlalu tanpa kemunculan sang pemiliki anjing tersebut dan Parker merasa semakin dekat dengan anjing tersebut. Pada leher anjing itu terdapat sebuah kalung yang bertuliskan Hachiko dalam bahasa Jepang, karenanya Parker memberi nama Hachi pada anjing tersebut .

Suatu hari, seseorang yang mengaku memiliki anjing tersebut menelpon Cate dan ingin melihat apakah Hachi benar-benar anjingnya, namun Cate tidak memberikan alamat dan tidak menceritakannya pada Parker karna dia melihat kedekatan suaminya dengan Hachi.

Semakin hari Hachi tumbuh semakin besar dan sangat dekat dengan Parker. Namun Parker sangat khawatir pada Hachi karena dia tidak seperti anjing pada umumnya dia tidak suka mengambil bola yang dilempar oleh Parker, dia akan mengambil bola bila ada suatu alas an yang istimewa. Meski begitu Hachi sangat senang menemani Parker berangkat ke stasiun setiap pagi saat Parker akan berangkat kerja.

Hachi selalu mengantar Parker hingga Parker naik ke kereta api lalu pulang sendiri ke rumah dan pada sore hari Hachi akan kembali lagi ke stasiun dan menunggu hingga tuannya Parker menuruti kereta, dan mereka berdua akan jalan pulang bersama.

Setiap hari Hachi selalu mengantar dan menjemput tuannya di stasiun yang sama, hal itu telah menjadi kebiasaan mereka berdua. Namun pada suatu hari, Parker sangat sedih karena Hachi tidak mau ikut ke stasiun untuk mengantarnya. Parker yang tidak ingin bolos kerja tetap berangkat meski Hachi tidak mengantarnya. Ketika Parker hendak menaiki kereta, tiba-tiba Hachi muncul sambil membawa bola. Parker sangat senang karna ahirnya Hachi mau di ajak bermain bola. Namun karena takut terlambat Parker menyudahi permainannya bersama Hachi dan berangkat kerja meski Hachi berusaha menahannya.

Saat mengajar sambil memegang bola pemberian Hachi tadi, Parker tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.

Seperti biasa Hachi menunggu tuannya di stasiun, namun hari itu meski sudah larut tapi Parker tak pernah turun dari kereta. Hachi tetap menunggu hingga keesokan harinya, dan besoknya lagi, dan besoknya lagi, namun Parker tak pernah kembali. Ahirnya Hachi memutuskan untuk tidur di gerbong yang sudah tua, pagi-pagi dia sudah duduk di depan satasiun hingga malam.

Tahun-tahun berlalu dan Hachi tetap saja menunggu Parker di stasiun tempat biasa dia dan Parker bertemu. Penjual hot dog yang berjualan di dekat stasiun merasa kasian melihat Hachi, lalu dia memberinya makan dan minum. Selama sepuluh tahun Hachi menunggu Parker di stasiun tersebut tidak peduli salju maupun panas. Hachi hanya makan dan minum dari pemberian orang. Hingga ahirnya Hachi menjadi kotor, tua, lemah dan mati di tempat biasa dia menunggu Parker. 


Film ini telah menginspirasi banyak orang dan telah menyentuh hati jutaan orang didunia, termasuk mimin. Mimin juga sempat menitikan air mata saat menonton film ini, bahakn hanya dengan membaca synopsis Film Hachiko a Dog’s Story ini saja sudah membuat mimin terenyuh dan menangis terharu atas kesetian dari Hachiko.

Semoga tulisan Sinopsis Film Hachiko a Dog’s Story ini dapat menginspirasi teman-teman pembaca juga. Mimin harap tulisan ini bermanfaat. Sebelumnya, terima kasih udah mampir untuk membaca tulisan Sinopsis Film Hachiko a Dog’s Story ini, bye…bye..!

Kamis, 18 Februari 2016

Mr Bean


 

Rowan Atkinson adalah dalang dari kesuksesan serial Mr. Bean. Selama lebih dari dua dekade, karakter Mr. Bean yang diciptakannya berhasil menjadi ikon bagi serial komedi televisi di seluruh dunia. Ceritanya yang ringan dan menghibur membuat Mr. Bean sangat mudah diterima publik dan tak habis termakan zaman.

Berbagai penghargaan ajang bergengsi perfilman pun telah didapatkan Rowan untuk karakter ciptaannya bersama Richard Curtis itu. Di balik kesuksesan tersebut, Mr. Bean ternyata memiliki fakta-fakta unik yang mungkin tak diketahui penonton setianya. Apa saja faktanya?


Mr. Bean diciptakan dari tangan dingin seorang bergelar Master Elektro. Ya, ide menciptakan karakter Mr. Bean pertama kali tercetus oleh Rowan sejak dirinya masih kuliah di Oxford University. Setelah satu dekade hanya dalam bentuk konsep, akhirnya serial televisi Mr. Bean resmi rilis pada 1 Januari 1990 silam.

Hanya berjumlah 18 episode. Aksi konyol dan lucu Mr. Bean ternyata hanya terekam dalam 18 episode, dua film layar lebar, seri animasi, video game dan buku.

Terinsipirasi dari sayuran. Pada mulanya, Rowan memberi nama pada karakter ciptaannya yaitu Mr. White. Namun karena suatu alasan, pria berkebangsaan Inggris ini mengubahnya menjadi nama-nama sayuran seperti Mr. Cauliflower, dan akhirnya Mr. Bean.

Mr. Bean disiarkan hampir 200 negara di seluruh dunia. Meski hanya ada sedikit dialog, namun Mr. Bean sukses menarik perhatian jutaan penonton di seluruh dunia. Bahkan, film-film pendek Mr. Bean masih sering ditayangkan di beberapa stasiun TV tanah air pada momen-momen libur nasional.

Terinspirasi dari Jacques Tati. Pada sebuah wawancara, Rowan mengakui bahwa komedian asal Perancis tersebut memiliki pengaruh yang cukup besar terhadapnya ketika menciptakan cerita dari serial dan film Mr. Bean.

Mobil yang digunakan Mr. Bean milik Rowan. Mini Copper berwarna kuning yang selalu digunakan Mr. Bean ternyata adalah kepemilikan asli dari aktor pemeraannya. Rowan mengaku memang gemar mengemudi dan mengoleksi beberapa mobil sport dan balap. Tak ketinggalan, ia pun memiliki Lamborghini.



Penciptanya tak pernah menyangka Mr. Bean akan sukses. Tak pernah terbesit sedikit pun dalam benak Rowan Atkinson jika Mr. Bean ciptaannya akan sukses, bahkan sangat ikonik hingga sekarang. Baginya, Mr. Bean tidak akan pernah terlupakan sepanjang karirnya di industri hiburan.

Bintang : Rowan Atkinson, Robin Driscoll, Matilda Ziegler


Tersedia dalam format MKV dengan ukuran
Film Mr Bean Seri 1 : 365.874 kb
Film Mr Bean Seri 2 :379.602 kb
Yang berminat bisa menghubungi via SMS ke 0812 1924 5861
Harga : Rp. 5000 ,- perjudul (belum termasuk Ongkir)
(Pemesanan Minimal 5 Judul)